Perpustakaan UNS menggelar Seminar Internasional bertajuk Big Data

UNS – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Seminar Internasional dengan tema “Big Data: Building and Disseminating Research in Higher Education’’ Selasa (19/03/2019) bertempat di Ruang Werkudara lantai 2 UPT Perpustakaan UNS.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan wawasan tentang pentingnya riset dalam sebuah lembaga pendidikan khususnya perguruan tinggi, sehingga mampu mewujudkan atmosfer riset yang berkelanjutan dan berkualitas melalui peran pustakawan di era revolusi industri 4.0. Seminar ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, pustakawan dan peneliti dari berbagai daerah di Indonesia.

Seminar internasional ini menghadirkan dua narasumber yaitu Clarivate Analytic Mr. Diu Seng SEE, Ph.D., dan Dr. Eng. Agus Purwanto, S.T., M.T, Dosen Fakultas Teknik UNS. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor 1 bidang akademik Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D.

Pada kesempatan ini, Diu Seng SEE menyampaikan materi dengan judul How to publish for maximum impact?: Research in the Big Data era. Menurut Diu Seng SEE di era big data ‘’ 80/20 rule becomes ever MORE important’’ Bahwa 80% kutipan/dampak  berasal dari 20% jurnal, Maka kita harus selektif, pilih 20% tersebut. Diu Seng SEE juga memberikan penjelasan bagaimana cara menentukan istilah pencarian melalui big data (Web of Science).

Disisi lain, Agus Purwanto berbicara tentang big data di perguruan tinggi  dan peran perpustakaan di dalamnya. Berkaitan dengan big data, dalam hal ini pustakawan ditantang untuk mampu memanfaatkan potensi big data tersebut dari segi non teknis, yaitu menggunakan tools yang sudah ada tersebut untuk melakukan pencarian maupun analisis trend penelitian dalam perannya berkolaborasi dengan mahasiswa, dosen, dan peneliti.

Press Release: Perpustakaan UNS selenggarakan Pameran Inovasi Perpustakaan PT dan Festival Literasi Kreatif di Era Digital

Dalam rangka Dies Natalis UNS yang ke-43, UPT Perpustakaan UNS selenggarakan “Pameran inovasi perpustakaan PT dan festival literasi kreatif di era digital” tanggal 17-19 Maret 2019 di Lt 1 Perpustakaan UNS. Pameran dibuka oleh Rektor UNS yg diwakili oleh Prof. Sulistyo Saputro, M.Si., Ph.D. selaku koordinator bidang Pameran dan seminar ilmiah Dies Natalis UNS ke-43 Didanpingi oleh Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum selaku kepala UPT Perpustakaan UNS.

Dalam kegiatan ini, pameran dikuti oleh Perpustakaan UNS, UMS, ISI Surakarta, IAIN Surakarta, Monumen Pers Surakarta dan beberapa penyedia ebook dan ejournal internasional.

Dalam kegiatan pameran inovasi ini Perpustakaan UNS meluncurkan “Mobilib dan QRCode” untuk pemustaka Perpustakaan UNS. Mobilib dan QRCode ini diharapkan dapat membantu para pemustaka memanfaatkan Literasi Informasi dan pengetahuan dengan media anderoid. Upaya penguatan dan pengembangan layanan prima dan keunggulan perpustakaan UNS sebagai pusat sumber belajar dan informasi.

Selain pameran, perpustakaan UNS menyemarakan kegiatan festival literasi kreatif dengan tiga kegiatan: (1) talkshow literasi kreatif dengan narasumber (a) Drs. Pangesti Wiedarti, M. Appl. Ling., Ph.D (Satgas GLS Kemdikbud dari UNY) (b) Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum. (Kepala perpus UNS dan Pegiat Literasi di Lembaga Literasi Arfuzh) yang dimoderatori oleh Sri Utari (Pustakawan UNS).

Dalam kegiatan ini kedua narasumber memberikan paparan mengenai gerakan literasi sekolah (GLS) dan penguatan SDM pustakawan di era digital. Dalam rangka penguatan literasi, Muhammad Rohmadi menegaskan dengan Ratulisa (rajin menulis dan membaca). Dengan literasi Ratulisa diharapkan dapat mengubah mindset dan percepatan pengembangan para SDM pustakawan, guru, dosen, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat di seluruh pelosok NKRI.

Festival literasi kreatif juga selenggarakan (2) workshop penulisan kreatif yg diisi oleh Dr. Isnaniah, M.Pd. (IAIN Surakarta,) dan Wahid, S.IP (Pustakawan LIPI) pada tanggal 18 Maret 2019. Kemudian kegiatan yang lain (3) Seminar Internasional “Internasional Conference in Big Data” yang dapat mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi. Seminar ini menghadirkan Dr. Eng. Agus Purwanto, M.T. (Fak Teknik UNS), dan Diu Seng See, Ph.D (AM Clarivite Analytic) pada tanggal 19 Maret 2019.

Semua kegiatan ini diharapkan dapat mengubah mindset para pustakawan, praktisi perpustakaan, guru, dosen, peneliti, dan masyarakat di Indonesia untuk mendukung Gerakan Literasi Nasional dan enam literasi dasar untuk menyosong abad ke-21. Inovasi tiada henti terus dilakukan oleh perpustakaan UNS yang telah terakreditasi A, ISO, dan contributor ke-2 di onesearch.id setelah Perpusnas. Selamat berliterasi digital demi kemajuan dan kejayaan NKRI.

 

Surakarta, 17 Maret 2019
Kepala UPT Perpustakaan UNS,

Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum.

 

 

Perpustakaan UNS menggelar tanggap bencana kebakaran

Sesi simulasi tanggap bencana kebakaran

UNS – Dalam rangka mengantisipasi munculnya resiko bencana kebakaran yang terjadi, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta menggelar pelatihan Pemadaman Kebakaran (Damkar) pada Selasa (05/03/2019) bertempat di halaman parkir Perpustakaan UNS.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan sekaligus pelatihan bagi seluruh staf Perpustakaan UNS dalam hal penanggulangan bencana kebakaran. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Divisi Penjaminan Mutu UPT Perpustakaan UNS, Daryono, S.Sos., M.IP., dan Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta A Arzoni ST. MT.,

Menurut Daryono dalam sambutannya mengatakan bahwa pelatihan ini sangat penting sekali karena sebagai antisipasi bagi kita semua agar kita tanggap terhadap bencana kebakaran yang mungkin terjadi. Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh staf perpustakaan serta pihak keamanan dapat mengerti dan mengantisipasi hal-hal yang dapat menyebabkan kebakaran, sekaligus dapat bertindak dengan cepat apabila terjadi kebakaran.

Haryanto saat memberikan sosialisasi penanganan bencana kebakaran kepada peserta pelatihan

Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pengarahan dan sesi simulasi. Kegiatan pengarahan dipandu oleh Suharyanto ST. MA B staf damkar. Menurut Suharyanto dalam penanganan kebakaran perlu pembagian tugas antara memadamkan api, pengamanan barang, lokasi dan manusia.

“Apabila terjadi kebakaran ada dua bahaya yang akan terjadi, yakni asap dan api. Dalam upaya menyelamatkan diri diharapkan tidak panik, karena banyak korban disebabkan karena panik, dan bingung harus menyelamatkan diri” tambahnya

Setelah mendapatkan pengarahan, peserta diberikan simulasi penanganan bencana kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dimiliki Perpustakaan. Peserta diajari bagaimana cara menggunakan APAR yang benar, agar tidak terjadi resiko. Peserta juga dilatih bagaimana menanggulangi kebakaran menggunakan alat yang sederhana seperti karung goni, handuk, kain dan sebagainya.

Simulasi penanganan bencana kebakaran menggunakan APAR

salah satu personil satuan keamanan (satpam) memadamkan api menggunakan karung goni