Perpustakaan UNS menggelar sosialisasi database e-journal CNKI

foto bersama peserta literasi dengan narasumber setelah acara selesai

Menulis ilmiah adalah kewajiban bagi setiap mahasiswa dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Dalam menulis dibutuhkan sumber referensi yang relevan sebagai acuan dalam proses pemecahan masalah. Oleh sebab itu ketepatan pemilihan sumber referensi menjadi hal yang penting dalam sebuah karya tulis ilmiah. UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sebagai central library menggelar sosialisasi database e-journal China National Knowledge Infrastructure (CNKI) yang diselenggarakan pada Senin (29/04/2019) bertempat di Ruang Nakula lantai 2 UPT Perpustakaan UNS. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari CNKI Southeast Asia Sales Manager, Marissa Gu, dengan didampingi oleh Riah Wiratningsih selaku pengelola e-resources UPT Perpustakaan UNS, dan dibuka oleh Daryono, S.Sos.,M.IP., selaku Ketua Divisi Penjaminan Mutu UPT Perpustakaan UNS.

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen prodi Bahasa mandarin UNS ini, bertujuan untuk mengoptimalkan, serta meningkatkan akses, mendukung kemudahan dalam menulis ilmiah (sebagai sumber referensi) dalam mengerjakan tugas-tugas akademis, menyusun tugas akhir dan outputnya terpublikasi pada jurnal nasional ataupun jurnal internasional. Daryono dalam sambutannya menyampaikan bahwa UPT Perpustakaan UNS telah melanggan database e-journal CNKI ini sejak pertengahan tahun 2018, dengan tujuan database CNKI ini dapat memenuhi kebutuhan informasi dan pengetahuan berbahasa mandarin bagi mahasiswa prodi Bahasa mandarin khususnya dan pemustaka lainnya secara umum.

Daryono, S.Sos., M.IP saat memberikan sambutan kegiatan literasi

“Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa akan diberikan sosialisasi terkait penggunaan database tersebut, sehingga akan lebih mudah menemukan referensi yang cepat dan akurat” tambahnya. Database CNKI ini dapat diakses melalui https://library.uns.ac.id/e-journal/. Adapun Database CNKI yang telah dilanggan meliputi China Academic Journals Full-text Database (CJFD) dan China Doctors/Masters Dissertations (CDMD).

Perpustakaan UNS Gelar Kuliah Umum Literasi Pendidikan dan Guru Abad XXI

Giyato, M.Pd saat menyampaikan materi kuliah umum

Perpustakaan UNS adakan adakan kuliah umum literasi pendidikan dengan tema “Literasi Pendidikan dan Guru Abad XXI” pada Senin, 8 April 2019 di Ruang Seminar Lt 2 Perpustakaan UNS.

Kuliah umum tersebut menghadirkan narasumber (1) Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum (Kepala UPT Perpustakaan UNS dan Dosen PBI FKIP UNS), (2) Giyato, M.Pd. (Guru SMA N 1 Karanganyar, Guru peserta Kursus Luar Negeri Applied teaching methodologies in the 21 tahun 2019, dan Pemenang OGN 2017). Dalam paparanya, Muhammad Rohmadi menyampaikan bahwa Pendidikan menjadi kewajiban bersama seluruh elemen bangsa. Lebih lanjut dijelaskan bahwa guru abad XXI harus kreatif, inovatif, produktif, dan komunikatif. Selain itu, guru, abad XXI harus kuasai kompetensi 4C (kreatif, berpikir kritis, komunikatif, dan kolaboratif). Dalam proses pembelajaran guru abad XXI juga harus menguasai STEAM, HOTS, dan juga melek literasi teknologi.

Kemudian, ditambahkan narsumber satunya lagi, Giyato, M.Pd. bahwa guru abad xxi harus banyak berkreasi dan berinovasi, seperti yang dilakukanya dalam lomba OGN 2017 dan memenangi lomba tersebut. Guru harus dapat memroduksi model-model pembelajaran inovatif, media pembelajaran, dan juga kaya setrategi inovatif sesuai dengan konteks pembelajaranya.

Lebih lanjut, Giyato, menambahkan kalau guru terus belajar dan berinovasi akan dapat meningkatkan daya saing guru, baik dalam pembelajaran, lomba Inovasi pembelajaran, bestpractice, dan juga kompetesi-kompetisi lainnya.

Dalam kuliah umum literasi tersebut, Giyato juga menceritakan perjalanannya kursus selama hampir satu bulan di Australia. Abad XXI guru harus memahami kebutuhan siswa, pengembangan softskill. Guru harus kaya materi, model, dan menerapkan pembelajaran aktif.

Akhirnya ditutup dengan penguatan kedua narasumber bahwa literasi pendidikan abad xxi harus diwujudkan dengan berkolaborasi semua pihak, baik guru, siswa, kepala sekolah, dan pengambil kebijakan. Dengan demikian, komitmen bersama adalah keniscayaan untuk wujudkan dengan melaksanakan 3B (berkomunikasi, berkolaborasi, dan beraksi), tambah Muhammad Rohmadi.

Surakarta, 8 April 2019
Kepala UPT Perpustakaan UNS
Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum.