Asesor Akreditasi Internasional dari ABEST21 Prodi MM UNS Visitasi di Perpustakaan UNS

SOLO – Pada hari Jum’at, 16 September 2016, Program Studi Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS melaksanakan agenda penting berupa visitasi (peer review team visit) akreditasi internasional dari ABEST21 (The Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow, 21st Century Organization). Program Studi Magister Manajemen akan menjadi program studi yang pertama di lingkungan Universitas Sebelas Maret (UNS) yang terakreditasi secara internasional setelah melalui proses selama kurang lebih 3 tahun. Tahapan demi tahapan telah dilalui oleh MM FEB UNS yang puncaknya adalah visitasi yang dilakukan oleh Peer Review Team dari ABEST21. ABEST21 yang berpusat di Tokyo ini menggunakan konsep continuous improvement dalam proses akreditasi dan pemeliharaan akreditasi. Ketika suatu program studi sudah terakreditasi ABEST21, setiap tahun harus mengirimkan Kaizen Report (laporan continuos improvement) yang telah dilakukan.
Adapun tim peer review dari ABEST21 terdiri dari Dr. Fumio Itoh (ABEST President), Dr. Suharnomo (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Indonesia), Dr. Sahid Susilo Nugroho (Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada, Indonesia), Dr. Ming-Yu Cheng (Faculty of Accountancy & Management, Universiti Tunku Abdul Rahman, Malaysia), Dr. Fathyah Hashim (Graduate School of Business, Universiti Sains Malaysia, Malaysia). Peer-review team visit ini juga melakukan visitasi dan wawancara di UPT Perpustakaan UNS untuk melihat secara langsung terkait dengan pengelolaan dan pengembangan koleksi perpustakaan baik cetak dan non-cetak seperti e-journal dan e-book. Juga terkait dengan pengembangan sumberdaya manusia dan sarana prasarana yang dimiliki oleh UPT Perpustakaan UNS. (Divisi Humas, Kerjasama dan Bisnis)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.