Perpustakaan Telkom University Bandung Studi Banding ke Perpustakaan UNS

UNS SOLO – Tim Perpustakaan Telkom University melakukan studi banding pada hari Kamis, 28 Januari 2016 ke Perpustakaan UNS Surakarta. Rombongan Perpustakaan Telkom University disambut langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan UNS Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum yang didampingi para pustakawan Perpustakaan UNS. Dalam kesempatan ini Kepala UPT Perpustakaan UNS memaparkan dan berdiskusi tentang potensi koleksi dan keunggulan yang dimiliki Perpustakaan UNS dalam upaya melayani pemustaka yang unggul dan prima, dalam rangka mendukung program UNS menuju PTN BH 2016 dan WCU tahun 2019. Adapun kunjungan tersebut bertujuan untuk menjalin kerja sama dalam pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, penambahan wawasan tentang kepustakawanan, pengembangan local content, dan saling tukar informasi berkaitan dengan e-resources yang dimiliki. Studi banding ini sebagai kunjungan balasan setelah UPT Perpustakaan UNS melakukan studi banding ke UPT Perpustakaan Telkom University Bandung akhir bulan Desember 2015 lalu. (humas)

Balitbang Kemendagri Republik Indonesia Studi Banding ke UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Tim Balitbang Kemendagri RI studi banding ke UPT Perpustakaan UNS pada hari Kamis, 10 Desember 2015. Dalam kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan UNS, Muhammad Rohmadi bersama para pustakawan. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai  layanan dan tatakelola menejemen UPT Perpustakaan UNS dengan tagline prima dan unggul. Selain itu, tim balitbang Kemendagri juga belajar terakit dengan pengelolaan menejemen, pemrosesan bahan pustaka cetak, e-journal, dan e-book, penyajian, sirkulasi, kepuasan pelanggan,  digital library, langganan junal internasional, program Indonesia one search, dan SAT untuk para pemustaka.

Dalam pertemuan  tersebut juga dibahas terkait dengan rencana kerja sama antara balitbang Kemendagri RI dengan UPT Perpustakaan UNS dalam hal pengembangan budaya literasi bidang sosial, politik, dan tatapemerintahan. Direncanakan kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk lomba menulis artikel bidang politik, kesadaran masyarakat pada politik, dan isu budaya baca bagi masyarakat Indonesia melalui pemerintah daerah. Selain itu, juga akan dijalin kerja sama dalam bidang penulisan artikel ilmiah untuk jurnal kedua instansi. Dengan demikian, budaya literasi membaca dan menulis kedua belah pihak dapat terjalin dengan baik untuk para pustakawan dan juga para peneliti.

Dalam kunjungan tersebut dibahas pula terkait dengan program magang akademik bagi mahaiswa dan penelitian dalam bidang-bidang terkait. Kunjungan Tim Balitbang Kemendagri diakhiri dengan melakukan observasi ke subunit di seluruh UPT Perpustakaan UNS. Kunjungan tim Balitbang Kemendagri RI di Surakarta selama tiga hari sekaligus melakukan pemantauan Pilkada di Surakarta tanggal 9 Desember 2015. (Rohmadi-UPT Perpustkaan)

Pustakawan Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Timur Studi Banding ke Perpustakaan UNS

 

Rombongan pustakawan dari Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Timur Studi Banding ke Perpustakaan UNS, pada hari Selasa, 1 Desember 2015. Dalam Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan UNS, Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum didampingi para Pustakawan UNS. Dalam kunjungan tersebut rombongan diajak menelusuri berbagi koleksi dan unggulan perpustakaan UNS. Selain itu, dalam kunjungan tersebut sekaligus didiskusikan berbagai program layanan prima dan unggulan yang dimiliki oleh Perpustakaan UNS.

Dalam pertemuan  tersebut, Muhammad Rohmadi jugamembahas upaya untuk  menjalin kerja sama antara kedua belah pihak, khususnya dalam pengembangan SDM, sistem otomasi, penguatan jaringan kelembagaan, magang akademik dan professional, serta pemberdayaan klinik pustaka ilmiah dan wisata pustaka ilmiah di wilayah kedua belah pihak.

Kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti dalam bentuk kerja sama untuk mendukung pengembangan dan pemantapan layanan dan bahan pustaka kedua belah pihak. Selain itu, kedua belah pihak akan saling mendukung dalam berbagai program pengembangan jaringan kelembagan dan budaya literasi (budaya membaca dan menulis)  di wilayah kerja kedua belah pihak. Hal ini sebagai upaya akselerasi dan pemberdayaan Perpustakaan UNS sebagai pusat sumber belajar dan mendukung percepatan UNS  menuju PTN BH tahun 2015 dan  menuju WCU tahun 2019. (M. Rohmadi-Perpustakaan UNS)

Membudayakan Membaca dan Menulis (Literasi) dimulai Sejak Dini pada Ranah Keluarga

Membaca akan mampu menyibak jendela dunia. Membaca dan menulis menjadi kunci untuk mengetahui informasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Budaya membaca dan menulis menjadi pilar budaya literasi. Pembiasaan membaca dan menulis  harus dimulai dari ranah keluarga. Orang tua harus menjadi teladan membaca bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, orang tua harus menjadi contoh membaca di rumah dan mengajak anak-anaknya bersama. Di Indonesia saat ini, budaya membaca dan menulis masih sangat kurang. Lebih banyak anak-anak dan orang tua menonton sinetron TV dan bermain game.

Membangun komitemen bersama. Orang tua harus mengajak anak-anaknya membangun komitmen bersama untuk membiasakan membaca dan menulis pada jam-jam tertentu di rumah secara bersama-sama. Misalnya sehabis maghrib, anak-anak diajak membaca berbagai buku bacaan agama, sosial, fiksi, dan berbagai bacaan yang disenangi. Komitmen membaca harus disepakati oleh keluarga secara bersama. Untuk mengawali budaya baca di rumah, tidak harus lama tetapi konsisten dan terus-menerus dan dimulai dengan komitmen untuk memulai membaca dan menulis bersama.

Konsisten membaca dan berlanjut terus. Setelah dibangun komitmen untuk memulai membaca dan menulis bersama serta  dijadwalkan secara rutin, diperlukan konsistensi dan keberlanjutan. Artinya, diperlukan upaya keberlanjutan membaca dan menulis dimulai dengan topik-topik tertentu dengan pembahasan secara bersama di forum keluarga tersebut. Banyak hal yang akan didapatkan dalam forum diskusi keluarga tersebut untuk anak-anak kita, antara lain melatih keterampilan menyimak, berbicara,  membaca, dan menulis secara kritis terhadap topik-topik yang dibaca.

Penyediaan pojok-pojok baca di rumah. Untuk mendukung budaya m,embaca dan menulis di rumah perlu disediakan berbagai bahan bacaan di pojok-pojok baca. Oleh karena itu, berbagai model bahan bacaan, seperti Koran, majalah, karya-karya fiksi, nonfiksi, biografi, dan buku-buku umum lainnya yang mendukung motivasi membaca dan menulis perlu disediakan di pojok-pojok baca keluarga. Upayakan di setiap sudut ruang yang memungkinkan tempat bermain dan duduknya anak-anak dan keluarga sediakan bahan-bahn bacaan.

Praktikan untuk membaca dan menulis secara bertahap. Keterampilan membaca dan menulis harus dipraktikkan dan dilatih secara terus menerus. Oleh karena itu, setelah tumbuh budaya membaca  dan menulis pada ranah keluarga ajaklah anak-anak untuk membiasakan diri menuangkan ide gagasannya secar lisan dan tulis. Penyampaian ide secara lisan akan membantu melatih keterampilan berbicara sedangkan penyampaian secara lisan akan melatih keterampilan menulis. Dengan demikian, pembiasaan budaya membaca dan menulis akan sangat efektif dimulai sejak dini dari ranah keluarga. Dengan demikian, upaya untuk mengintegrasikan membudayakan membaca dan menulis di rumah akan sangat membantu proses belajar mengajar anak di sekolah dan masyrakat. Dengan demikian, keluarga menjadi salah satu pilar pendidikan yang efektif untuk anak-anak kita sebagai calon generasi masa depan bangsa Indonesia.

Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum.
Motivator dan Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNS
Kepala UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret
Ketua Umum Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia
Email: rohmadi_dbe@yahoo.com/081391423540

UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Jalin Kerja Sama dengan UPT Perpustakaan Lontar Universitas Udayana Bali

UPT Perpustakaan UNS terus berbenah dalam rangka mendukung visi universitas menuju PTNBH tahun 2016 dan WCU tahun 2019. Salah satu upaya yang dilakukan oleh UPT perpustakaan UNS dalam rangka untuk meningkatkan akses jaringan dan koleksi bahan pustaka secara terintegrasi secara nasional, maka pada hari Rabu, 11 November 2015 kepala UPT Perpustakaan UNS, Muhammad Rohmadi mulai menjalin kerja sama dengan Kepala UPT Perpustakaan Lontar Universitas Udayana. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai khasanah kekayaan koleksi lontar yang dimiliki oleh UPT Perpustakaan Lontar Universitas Udayana yang nantinya dapat digunakan bersama oleh mahasiswa dan dosen UNS yang konsentrasi penelitian dalam bidang sastra dan budaya.
Upaya menjalin kerja sama UPT Perpustakan UNS dengan UPT Perpustakaan Lontar Universitas Udayana diharapkan dapat melengkapi koleksi pustaka UPT Perpustakaan UNS dan referensi untuk para mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 fakultas Ilmu Budaya UNS sebagai sumber belajar. Selain itu, kerja sama ini nantinya juga akan sangat mendukung koleksi untuk pusat studi Javanologi dan melengkapi koleksi buku-buku hibah dari Belanda dan Jepang yang diberdayakan sebagai pusat sumber belajar di UPT Perpustakaan UNS.
Berbagai upaya strategis dan teknis terus dilakukan oleh UPT Perpustakaan UNS untuk mendukung pencapaian visi UNS menuju PTNBH dan WCU. Hal ini dilakukan seiring dan sinergis dengan upaya pengintegrasian perpustakaan UNS di tingkat universitas dan pengintegrasian koleksi pustaka dengan Perpustakaan Nasional RI melalui kerja sama dengan program “Indonesia one Search”. Dengan demikian, koleksi bahan pustaka, baik cetak dan noncetak terus meningkat dan dapat mendukung kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. (Rohmadi_UPT Perpustakan UNS).

Pemenang Lomba Tulis Karya Ilmiah UPT Perpustakaan UNS 2015

Berdasarkan hasil penilaian Tim Juri Lomba Penulisan Artikel Perpustakaan Tahun 2015 yang diselenggarakan oleh UPT Perpustakaan UNS Surakarta, maka telah ditetapkan pemenang lomba sebagai berikut:

  1. PERAN AKTIF PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DALAM MENUMBUHKAN BUDAYA BACA DI TENGAH MARAKNYA ENGGUNAAN MEDIA SOSIAL (ROMDHA NUGRAHANI UPT Perpustakaan Universitas Diponegoro Semarang JUARA 1)
  2. MEWUJUDKAN PERPUSTAKAAN MASYARAKAT SEBAGAI RUANG PUBLIK MULTIFUNGSI GUNA MENGHADAPI MEA 2015 (TUNARDI Kantor Perpustakaan, Arsip Dan Dokumentasi Kabupaten Sukoharjo JUARA 2)
  3. REVITALISASI PERAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI INSTITUSI PENGEMBANG PERADABAN BANGSA MELALUI PROGRAM READING HABIT (WIJI SUWARNO IAIN Salatiga JUARA 3)
  4. REVITALISASI PERAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA MEMBACA MELALUI PROGRAM SATU MINGGU SATU BUKU (GIYATO SMAN 1 Karanganyar HARAPAN 1)
  5. PENERAPAN KONSEP KNOWLEDGE MANAGEMENT (KM) DI PERPUSTAKAAN SEBAGAI PUSAT BELAJAR (MUH. CHOIRONI YUSUF STIKES ‘AISYIYAH Surakarta HARAPAN 2)
  6. STRATEGI PROMOSI PERPUSTAKAAN MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM RANGKA MENINGKATKAN BUDAYA BACA GENERASI DIGITAL (DIAN HAPSARI Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret Surakarta HARAPAN 3)

 

Untuk Pemenang lomba bisa di download disini

Perpustakaan sebagai Pusat Sumber Belajar Civitas Akademika

“Belajar adalah proses untuk mengetahui, memahami, dan mengamalkan. Bacalah, pahami, kemudian amalkan maka kebaikan akan selalau menyertai langkahmu sepanjang hayat!”

Perpustakan harus menjadi pusat sumber belajar seluruh civitas akademika di perguruan tinggi. Dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan di sebuah perguruan tinggi harus menjadikan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang terintegrasi, baik dalam perkuliahan maupun aktivitas softskill yang lain untuk menghasilkan generasi Indnesia, baik S-1, S-2, dan S-3 serta SDM yang unggul dan kreatif.
Generasi muda adalah calon pemimpin dan harapan bangsa. Generasi muda harus memiliki kecerdasan yang unggul dan kreatif melalui proses pembelajaran yang teringeratif dengan berbagai sumber referensi dan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar. Pembelajaran dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja sesuai dengan karakteristik dan kemauan pembelajar. Hal terpenting yang harus diperhatikan oleh para mahasiswa dan dosen dalam pembelajaran adalah (1) tujuan pembelajaran, (2) karakteristik mahasiswa, (3) media pembelajaran, (4) suasana pembelajaran yang menyenangkan, (5) pusat sumber belajar/perpustakaan yang memadai, dan (6) dosen yang visioner. Keenam unsur tersebut apabila diintegrasikan dalam konteks pembelajaran aktif dan kreatif akan mengahasilkan insan-insan cendekia yang cerdas dan berdaya saing tinggi.
Perpustakaan dapat menjadi pusat sumber belajar yang sangat menguntungkan bagi mahasiswa dan dosen ketika mereka dapat mengintegrasikan perpustakaan dengan konteks pembelajaran aktif dan kreatif berbasis perpustakaan. Belajar dari tokoh-tokoh dunia, seperti Albert Enstien, Bill Gates, Newton, dll. mereka semua adalah pembelajar dan pembaca buku-buku di perpustakaan. Oleh karena itu, untuk menghasilkan generasi muda yang hebat dan luar biasa seorang dosen harus berusaha mendekatkan dan bahkan menyatukan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang terintegrasi dengan mahasiswa. Hal ini sebagai bentuk kolaboratif antara media, sumber belajar, dan pembelajara dalam rangka akselerasi pemerolehan pengetahuan dan keterampilan sebagai insan-insan cendekian yang cerdas dan kreatif.
Tujuan pembelajaran harus tercapai dengan cara kreatif, inovatif, dan berdampak kepada para mahasiswa, baik sekarang dan di masa yang akan datang. Integrasi pembelajaran berbasis perpustakaan bukan hal yang sulit ketika dosen memiliki visi untuk menghasilkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan unggul. Upaya tersebut dapat diwujudkan apabila pembelajaran yang dilakukan dintegrasikan dengan perpustakaan sehingga para mahasiswa secara intensif dan kolaboratif memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dan penelitian mereka. Banyak pustaka yang dapat diresensi, dikaji, ditelaah, dan dimanifestasikan sebagai inspirasi untuk menumbuhkembangkan ide-ide kreatif mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Upaya ini dilakukan dengan program wajib baca bagi mahasiswa dan dosen minimal satu halaman per hari dan satu buku per minggu. Program pembiasaan ini dapat dievaluasi hasilnya setelah berjalan satu atau dua bulan secara intensif. Selain itu, program pembviasaan membaca ini dapat mendukung program pemerintah melalui permendikbud No. 21 tahun 2015 mengenai wajib membaca lima belas menit sebelum pembelajaran bagi pelajar. Dengan membaca kita akan mampu menjelajah dan menyibak dunia untuk kemajuan dan pengayaan pengetahuan kita melalui guru/dosen yang setia menemani belajar kita sepanjang masa, yaitu buku-buku di perpustakaan sekolah dan perguruan tinggi serta perpustakaan daerah. Wahai para guru, dosen, pelajar, dan mahasiswa selamat menjelajah dunia melalui membaca untuk kejayaan Indonesia tercinta! Salam sukses dan luar biasa! Salam Pustaka: Menyibak Jendela Dunia untuk Kejayaan Pendidikan Indonesia.

“Membaca dan menulis adalah upaya kita untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa dan membebaskan diri dari kebodohan”

 

Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum.
Motivator dan Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNS
Kepala UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret
Ketua Umum Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia
Email: rohmadi_dbe@yahoo.com/081391423540

UNS Gencarkan Program UNS Membaca dan Menulis

Penulis : Triawati Prihatsari Purwanto

SOLO- UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggenjot Program UNS Membaca dan Menulis.

Berbagai upaya dilakukan salah satunya dengan melakukan optimalisasi UPT Perpustakaan dengan menggelar Workshop “Optimalisasi Perpustakaan Sebagai Sarana Pengembangan Budaya Baca dan Tulis Dalam Rangka Meningkatkan Kompetensi Sumberdaya Manusia Yang Unggul dan Kreatif”, Selasa (6/10/2015), di Aula FKIP UNS Surakarta.

Kepala UPT Perpustakaan UNS Surakarta, Muhammad Rohmadi, menuturkan, UPT Perpustakaan UNS tengah berupaya untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar, pusat sumber penelitian dan pusat sumber pengabdian dengan layanan prima dan unggul.

Dan dalam rangka mewujudkan visi dan misi tersebut, harus menggalakkan Gerakan UNS Membaca dan Menulis. Kami juga melakukan pemberdayaan SDM pustakawan melalui diklat dan seminar, hal ini menjadi upaya kami dalam pengembangan peran perpustakaan sebagai jantung pembelajaran,” ujarnya di sela kegiatan.

Menurut Rohmadi, UPT Perpustakaan UNS saat ini juga melakukan perbaikan sarana dan prasarana dengan harapan mampu mendukung program pengembangan.

“Perpustakaan juga mendukung program pemerintah gemar membaca. Hal itu dilakukan dengan koordinasi bersama para Dekan dan Wakil Dekan untuk membudayakan mahasiswa gemar membaca,” tukasya.

Sumber : http://joglosemar.co/2015/10/uns-gencarkan-program-uns-membaca-dan-menulis.html

UPT Perpustakaan UNS Terakreditasi A

UPT Perpustakaan  Universitas Sebelas Maret diakreditasi oleh Asesor Tim Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) pada tanggal 28 – 30 September 2015. Tim Asesor PNRI yang melakukan penilaian ke UPT Perpustakan UNS adalah Drs. Nurcahyono, S.S.,M.Si dan Drs. Sudarto, M.Si.  Dalam penilaian akreditasi tersebut dilakukan secara bertahap, dari presentasi kepala UPT Perpustakan UNS, Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum. verivikasi borang akreditasi, penilaian borang akreditasi yang meliputi: aspek layanan, kerja sama, koleksi, pengorganisasian BP, SDM, gedung, anggaran, manajemen, perawatan. Kemudian dilanjutkan berkeliling untuk melakukan verivikasi di UPT perpustakaan UNS secara keseluruhan.

Berdasarkan hasil penilaian tim asesor PNRI, UPT Perpustakaan UNS telah memberikan layanan prima, kerja sama dengan pihak internal dan eksternal sangat memadai, koleksi sangat memadai, pengorganisasian BP, SDM, gedung, anggaran, manajemen, dan perawatan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Namun demikian, saran-saran dari tim asesor bahwa UPT perpustakaan UNS harus terus meningkatkan dan mempertahankan layanan prima kepada para pemustaka.

Merujuk hasil berita acara hasil asesmen lapangan dari tim Asesor PNRI diperoleh hasil  A dengan Nilai 94.43.  Hal ini menjadi motivasi bagi seluruh tim UPT Perpustakan UNS terus berbenah dan meningkatkan layanan prima dan keunggulan yang dimiliki dalam rangka mewujudkan visi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang mendukung tri dharma perguruan tinggi bagi seluruh civitas akademiaka UNS.

 Salam Pustaka: Menyibak Jendela Dunia untuk Kemajuan Pendidikan Indonesia.

Surakarta, 1  Oktober 2015
Kepala UPT Perpustakaan UNS,

Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum.
Hp 081391423540