LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2008

Oleh : Harmawan

BAB I

PENDAHULUAN

Dalam era globalisasi tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang berkualitas tidak dapat diabaikan begitu saja. Perkembangan teknologi dan informasi begitu pesat, hal ini mengharuskan kita untuk tanggap dan siap dalam menghadapi perubahan.  Begitu juga dalam pelayanan publik, termasuk pelayanan di bidang pendidikan harus menekankan pada kualitas. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional dinyatakan bahwa Pendidikan Nasional bertujuan untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia dalam mewujudkan tujuan nasional.
Pendidikan Tinggi sebagai bagian dari pendidikan nasional harus tanggap dan siap juga menghadapi perubahan agar kualitas pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat semakin meningkat. Begitu juga perpustakaan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perguruan tinggi harus selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanannya.
Perpustakaan sebagai salah satu unsur penunjang di perguruan tinggi, merupakan perangkat kelengkapan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berada diluar fakultas, jurusan, dan laboratorium (Pasal 34, PP 30/1990). Dengan kata lain tugas dan fungsi perpustakaan adalah menunjang kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi dimana perpustakaan itu berada.
UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret dalam menjalankan dan mengemban tugas mendukung pelaksanaan Tridharma perguruan Tinggi telah mengembangkan pelayanannya dari kegiatan yang sifatnya rutin seperti peminjaman buku, pelayanan majalah dan surat khabar, pelayanan referensi sampai ke pelayanan yang sifatnya inovatif seperti pelayanan penelusuran informasi ilmiah, Internet, dan
perpustakaan digital. Namun dalam pelaksanaannya masih banyak kendala dan hambatan.
Berkaitan hal tersebut, maka peningkatan mutu pelayanan, akuntabilitas publik, dan pertanggungjawaban kepada pimpinan menjadi hal yang sangat penting dan harus diterapkan di setiap lembaga pendidikan. Dalam rangka untuk mempertanggungjawabkan kinerja UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret laporan ini disusun.

BAB II

RENCANA STRATEGIK

1. RENCANA STRATEGIK

a. Visi

  • Menjadikan UPT Perpustakaan UNS sebagai pusat layanan informasi yang profesional dalam memberikan pelayanan kepada pengguna

b. Misi

  • Memenuhi kebutuhan informasi untuk menunjang proses belajar mengajar, penelitian dan pengabdian masyarakat di lingkungan Universitas Sebelas Maret khususnya masyarakat pada umumnya.

c. Tujuan

  • Mendukung terciptanya lingkungan yang mendorong setiap warga kampus mau belajar guna mengembangkan kemampuan diri secara optimal;
  • Menyediakan informasi untuk menghasilkan  lulusan yang bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berbudi luhur; cerdas, terampil, dan mandiri; serta sehat jasmani, rohani, dan sosial;
  • Menyediakan informasi untuk melahirkan temuan-temuan baru di bidang ilmu, teknologi, dan seni yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah dalam masyarakat dan untuk membangun kehidupan yang lebih baik;
  • Mendiseminasikan hasil pendidikan dan pengajaran serta penelitian kepada masyarakat sehingga terjadi tranformasi secara terus menerus menuju kehidupan yang lebih modern;
  • Mendukung pengembangan dan penggalian nilai-nilai luhur budaya nasional sebagai salah satu landasan berpikir, bersikap, dan berperilaku dalam kehidupan, baik di dalam maupun di luar kampus;
  • Mendukung pengembangan pranata kehidupan yang lebih beradab menuju terciptanya masyarakat yang makin cerdas, terampil, mandiri, demokratis, damai, dan religius;
  • Mendukung terwujudnya Universitas Sebelas Maret perguruan tinggi yang unggul di kawasan Asia Pasifik pada tahun 2015.

d. Sasaran

  • Meningkatnya kualitas layanan perpustakaan.

 

2. RENCANA KERJA UPT PERPUSTAKAAN UNS 2008

 

Untuk mendukung tercapainya visi, misi dan tujuan tersebut di atas, UPT Perpustakaan UNS telah berusaha untuk memberikan layanan terbaik bagi penggunanya. Adapun program kerja UPT Perpustakaan tahun 2008 meliputi 4 aspek yaitu pengembangan koleksi, pengembangan sumber daya manusia, pengembangan perpustakaan digital dan pemasaran perpustakaan (Lihat Lampiran 1dan 2).

3. SUMBERDAYA PENDUKUNG

a. Koleksi

Pengembangan koleksi perpustakaan bertujuan untuk menyediakan sumber informasi yang mutakhir dan relevan dan menunjang proses belajar mengajar, penelitian dan pengabdian masyarakat. Realisasinya dilakukan dengan pengadaan buku teks dan langganan jurnal elektronik. Untuk jurnal elektronik UPT Perpustakaan sampi akhir tahun 2008 masih melanggan sebanyak 1.000 judul. Jumlah dan jenis koleksi UPT Perpustakaan dari tahun 2006 s.d. 2008 dapat dilihat dalam Lampiran 3.

b. Sumber Daya Manusia

UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret terus berusaha untuk meningkatan kualitas sumber daya manusia , upaya yang dilakukan dengan berbagai cara, antara lain :

  • Mendorong staf untuk mengikuti pendidikan baik S1 maupun S2. Pada tahun 2008 seorang pustakawan telah menyelesaikan program Magister Administrasi Publik yaitu sdr. Riah Wiratningsih
  • Mengadakan pelatihan/training, lokakarya, dan seminar di bidang kepustakawanan untuk seluruh staf perpustakaan.
  • Mengirimkan staf untuk mengikuti pelatihan/training , lokakarya, seminar yang di adakan oleh pihak luar UPT Perpustakaan UNS.

UPT Perpustakaan UNS memiliki 31 staf dengan perincian 25 staf PNS dan 6 tenaga tidak tetap. Adapun kualifikasi pendidikan dapat terlihat dalam Lampiran 5.

Upaya peningkatan sumber daya manusia ini tetap harus dilakukan secara terus menerus guna meningkatkan mutu layanan perpustakaan. Pada tahun 2008, UPT Perpustakaan UNS mengirimkan tenaga untuk mengikuti seminar yang diselenggarakan pihak luar seperti UGM , UNY, maupun UNS sendiri. Kegiatan seminar pada tahun 2008 dapat dilihat dalam Lampiran 6

c. Gedung Perpustakaan

Sampai saat ini UPT perpustakaan UNS memiliki gedung dengan dua lantai berbentuk huruf O besar seluas 5.000 m2 dan ditengah-tengahnya ada taman baca. (Lihat Lampiran 7).

d. Sarana

Sarana dan peralatan yang dimiliki oleh UPT Perpustakaan sampai saat ini, seperti meja dan kursi kantor, meja dan kursi baca, dan rak buku masih cukup memadai. Khusus untuk pintu pengaman otomatis  sering mengalami kerusakan, oleh karena itu pengamanan ditekankan kembali kepada petugas (tidak hanya mengandalkan pada pintu otomatis). Kami sedang mempertimbangkan penggantian pintu pengaman. Sedangkan komputerisasi perpustakaan sudah dikembangkan sejak tahun 1998. UPT Perpustakaan UNS sudah menjalankan komputer dengan progran Dynix secara ter-integrasi. Artinya dari tiga modul yaitu katalogisasi, sirkulasi dan OPAC yang dimiliki sudah dapat dipergunakan secara bersamaan dan saling kait mengkait.

Rintisan untuk membangun jaringan dengan perpustakaan fakultas sudah dimulai sejak Oktober 2007, dengan dikembangkannya program UNSLA (UNS Library Automation). Pada tahun 2007 perpustakaan yang mengimplementasikan program UNSLA adalah Perpustakaan FSSR dan Perpustakaan Pertanian. Sedangkan pada tahun 2008 perpustakaan fakultas yang menggunakan program UNSLA bertambah yaitu perpustakaan fakultas FISIP, Hukum, FKIP, dan MIPA. Jadi perpustakaan fakultas yang belum menggunakan UNSLA tinggal tida yaitu perpustakaan fakultas Kedokteran, Ekonomi dan Teknik.

e. Pengelolaan Dana

Sumber dana UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret selama tahun 2008  adalah sebagai berikut :

DIPA (APBN) : Rp.    200.000.000,-
DIPA (PNBP) : Rp.      40.000.000,-
Iuran Mahasiswa Baru : Rp.    854.986.000,-
Jumlah : Rp. 1.094.986.000,-

Pengelolaan dana tersebut di atas dilakukan dan bekoordinasi dengan Bagian Perlengkapan dan Bagian Keuangan.

3. ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA

Sampai dengan Oktober 2008 UPT Perpustakaan telah mempunyai jumlah koleksi sebanyak 65.441 judul yang terdiri dari 183.430 eksemplar (Lihat Lampiran 3). Pengembangan koleksi selalu dilakukan secara terus menerus baik dari dana DIPA maupun iuran mahasiswa baru. Dampak yang terlihat dari pengembangan koleksi tersebut adalah adanya peningkatan rata-rata jumlah peminjam dan jumlah buku yang dipinjam. Jumlah peminjam rata-rata per bulan naik dari 6.609  pada tahun 2007 menjadi 7.854 pada tahun 2008 atau naik 18,8 %. Sedangkan rata-rata jumlah buku yang dipinjam per bulan mengalami kenaikan 2,8 % yaitu dari 11.117 pada tahun 2007 menjadi 11.432  pada tahun 2008. (Lihat Lampiran 4).

Untuk mengikuti perkembangan teknologi informasi, UPT Perpustakaan UNS mengembangkan perpustakaan digital. Pengembangan perpustakaan digital meliputi penambahan personal computer, server, penggantian kabel jaringan dengan fiber optics, input data buku fakultas dan E-Journal UNS serta WebSite Perpustakaan. Renovasi ruangan untuk Self Access Terminal (SAT) dan penambahan perangkat komputer untuk Internet akan dilaksanakan pada tahun 2009 dengan bantuan dana dari Pertamina.

Sekalipun pengguna internet di UPT Perpustakaan mengalami kenaikan yaitu 838 mahasiswa rata – rata per bulan pada tahun 2007 menjadi 1.056 pada tahun 2008, namun pemanfaatan jurnal elektronik mengalami penurunan yaitu rata-rata per bulan pada tahun 2007 sebanyak 592 sedangkan pada tahun 2008 sebanyak 572 ( Lihat Lampiran 8 dan 9)

Proses input data buku dari 7 perpustakaan fakultas yang direncanakan pada tahun 2008 hanya ter-realisasi 4 Fakultas yaitu Perpustakaan F.Hukum, FISIP, FKIP, dan FMIPA. Sedangkan Perpustakaan Fakultas Kedokteran sudah ada kesediaan dan akan dilaksanakan pada tahun 2009. Sementara Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ekonomi belum ada kemauan untuk menerapkan Sistem UNSLA.

4.  TANTANGAN DAN HAMBATAN YANG DIHADAPI

Berbagai tantangan dan hambatan dalam pengembangan program dan kegiatan di UPT Perpustakaan meliputi hal-hal sebagai berikut :

  1. Antara pustakawan dan tenaga akademik/dosen kurang bersenergi
    Antara pustakawan dan dosen masih berjalan sendiri-sendiri, belum ada sinergi yang baik dan pemahaman bahwa profesi mereka saling kait mengkait dan saling bisa mendukung.
  2. Kurangnya koordinasi antara UPT Perpustakaan dengan Perpustakaan Fakultas
    Keberadaan perpustakaan di fakultas adalah suatu kenyataan yang harus diakui manfaatnya bagi sivitas akademika UNS, namun demikian koordinasinya masih kurang memadai. Sejak tahun 2007 sudah mulai dirintis adanya Online katalog dengan Perpustakaan FSSR dan Pertanian, Sementara input data buku untuk mendukung sistem online katalog antar perpustakaan di lingkungan UNS pada tahun 2008 meliputi 4 Perpustakaan Fakultas yaitu FISIP, Hukum, FKIP, dan FMIPA. Untuk Perpustakaan Fakultas Kedokteran sudah ada kesediaan untuk mengaplikasikan sistem UNSLA dan direncanakan tahun 2009. Sedangkan Perpustakaan Fakultas Ekonomi dan Teknik belum ada kejelasan tentang kesediaannya.
  3. Sulitnya mendapatkan data elektronik jurnal dalam bentuk ”softcopy”.
    Rintisan untuk membangun Jurnal Elektronik UNS sudah dimulai pada tahun 2008, namun sampai saat ini jumlah dokumen yang ada di E-Journa UNS masih sedikit sekali yaitu 96 artikel yang terdapat dapat dalam 7 jurnal. Hal ini disebabkan karena sulitnya mendapatkan data tentang elektronik jurnal UNS.
  4. Belum optimalnya kerjasama antar perpustakaan
    Selama ini kerjasama yang telah berjalan adalah kerjasama melalui FKP2TN yang menerbitkan Kartu Sakti. Kartu sakti adalah kartu yang dapat dipergunakan oleh masing-masing pengguna untuk berkunjung ke perpustakaan anggota FKP2TN. Kerjasama ini seharusnya masih dapat  diintensifkan lagi misalnya dengan kerjasama informasi digital.

BAB III

PENUTUP

Laporan ini disusun untuk mempertanggungjawabkan kinerja UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret tahun 2008 dan sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan pengembangan, dan peningkatan kinerja UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret pada tahun-tahun mendatang.

Penambahan koleksi yang dilakukan secara terus menerus telah menghasilkan dampak yang positif yaitu adanya peningkatan rata-rata jumlah peminjam dan jumlah buku yang dipinjam. Jumlah peminjam rata-rata per bulan naik dari 6.609  pada tahun 2007 menjadi 7.854 pada tahun 2008 atau naik 18,8 %. Sedangkan rata-rata jumlah buku yang dipinjam per bulan mengalami kenaikan 2,8 % yaitu dari 11.117 pada tahun 2007 menjadi 11.432  pada tahun 2008. Begitu juga tentang jumlah pengguna internet terus meningkat dari tahun ke tahun. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka pada tahun 2009 UPT Perpustakaan UNS mendapat bantuan dari Pertamina untuk merenovasi ruang dan menambah jumlah komputer  untuk akses internet.

Namun demikian pemanfaatan elektronik jurnal belum begitu menggembirakan, oleh karena itu perlu diupayakan sosialisasi secara terus menerus agar elektronik jurnal dapat dimanfaatkan secar maksimal. Begitu juga tentang online antar perpustakaan di lingkungan UNS, masih ada tiga perpustakaan fakultas yang belum memanfaatkan UNSLA yaitu Perpustakaan F. Ekonomi, F. Kedokteran, dan F. Teknik.

Berbagai kebijakan program dan pengembangan kegiatan di UPT Perpustakaan ke depan harus senantiasa dilakukan secara proaktif dan akomodatif dalam rangka memenuhi kebutuhan pengguna perpustakaan dan mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.