Launching SNI Corner ; UNS ajak BSN dalam pengembangan Standardisasi di Indonesia

Solo – Sebagai bentuk kontribusi dibidang pengembangan standardisasi di Indonesia Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggandeng Badan Standar Nasional (BSN) Indonesia melaunching SNI Corner pada hari Rabu 18/10/2017, bertempat di Gedung UPT Perpustakaan UNS lantai 5

Tujuan dilaunchingnya SNI corner ini ialah menjadi salah satu referensi bahan ajar bagi mahasiswa, baik dalam perkuliahan maupun dalam melakukan penelitian, yakni dengan menyediakan informasi tentang standardisasi Nasional dan dokumentasi SNI dengan topik tertentu, lembaga sertifikasi, buku-buku referensi dan promosi SNI

SNI Corner diresmikan oleh Sekretaris Utama BSN Dr. Ir. Puji Winarni, MA dengan melakukan pemotongan pita yang didampingi oleh Rektor UNS Prof. Ravik Karsidi, M.S.

Dalam sambutannya Dr. Puji Winarni mengatakan SNI corner adalah sebuah pojok unit informasi dimana bisa digunakan sebagai tambahan informasi yang saat ini, standardisasi menjadi bagian yang sangat penting didalam percaturan kita dengan dunia internasional khususnya terkait dengan perdagangan kita. Tidak hanya produknya saja akan tetapi juga bagaimana proses dari kegiatan tersebut.

“Namun demikian keberadaan SNI Corner ini dapat bermanfaat untuk membuka akses informasi bagi masyarakat umum khususnya dibidang industri dan UKM di wilayah solo dan sekitarnya sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Pengabdian Kepada Masyarakat.” tambahnya

Menurut Rektor UNS, Prof. Ravik, SNI Corner ini adalah sebagai sumber informasi bagi mahasiswa khususnya mahasiswa teknik industri yang sudah mendapatkan mata kuliah tentang standardisasi, SNI Corner ini sangat bermanfaat sebagai tambahan informasi dan pengetahuan dalam menunjang perkuliahan. Adapun komitmen UNS pada sebuah produk atau mutu, sudah sangat memperhatikan tentang perlunya standardisasi bagi sebuah produk. Mutu haruslah terstandard, dan yang menstandardisasinya ialah BSN.

“Dalam suasana persaingan yang luar biasa sekarang, kita saat ini masuk dalam masyarakat ekonomi ASEAN. Ini standar hukum yang tidak bisa tidak kita harus kesana. Termasuk contohnya seorang professional tertentu, haruslah mempunyai standard yang khusus, kalau tidak ada standardnya tertentu, tidak akan bisa menuju kesana. Harapannya dengan adanya SNI Corner ini tidak hanya diakses oleh mahasiswa dibidang teknik maupun eksakta saja, tetapi dapat bermanfaat diakses oleh seluruh mahasiswa dari berbagai jurusan” jelasnya. (Divisi Humas Kerjasama dan Bisnis)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *