Perpustakaan UNS menggelar seminar Nasional bertajuk literasi seni budaya dalam naskah nusantara

UNS – Mengacu pada visi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk menjadi pusat pengembangan pengetahuan, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat Internasional dengan berlandaskan pada nilai-nilai luhur budaya nasional, UPT Perpustakaan UNS menggelar Seminar Nasional dengan mengangkat tema “Pengembangan Literasi Seni dan Budaya Kreatif Berbasis Nilai-Nilai Luhur dalam Naskah Nusantara” yang bertempat di Ruang Seminar Gedung Perpustakaan UNS pada Rabu (28/03/2018).

Daryono, S.Sos., M.IP selaku ketua penyelenggara kegiatan mengatakan bahwa tujuan diselenggarakan kegiatan ini ialah dalam rangka menggali dan memaksimalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam naskah-naskah nusantara khususnya yang ada di Indonesia dengan berbasiskan literasi seni dan budaya kreatif, yang dapat menjadi acuan dan pembelajaran bagi generasi yang akan datang. Kegiatan seminar ini juga merupakan serangkaian kegiatan Dies Natalis ke 42 tahun UNS yang jatuh pada tanggal 11 maret.

Seminar ini dibuka oleh kepala biro Akademik dan kerjasama UNS Drs. Sriyanto, M.Si dengan  menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya, yaitu Pakar Pendidikan Prof. Dr. M. Furqon Hidayatulloh, M.Pd., praktisi Hadi S. Topobroto, Ph.D., serta Kepala Taman Budaya Jawa Tengah Drs. Djoko Nugroho Witjaksono, MA., dan sebagai moderator Kepala Perpustakaan UNS Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum, turut serta dihadiri oleh Ketua Dies Natalis ke 42 UNS Dr. techn. Ir. Sholihin As’ad, M.T. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 130 orang terdiri dari pustakawan, pemerhati naskah kuno, dosen maupun mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Naskah nusantara merupakan warisan budaya yang berisikan tentang pengetahuan, adat istiadat, serta perilaku masa lalu yang penuh dengan nilai-nilai luhur, dan  selalu aktual sepanjang masa. Peradaban dunia tidak akan bisa berubah tanpa sentuhan orang-orang yang berani mengubah dan mengembangkan peradaban tersebut. Saya berharap seminar ini dapat produktif, sehingga produknya dapat bermanfaat bagi masyarakat secara umum dan dapat bernilai bagi peserta seminar” Jelas Sriyanto dalam sambutannya.

Dalam paparannya, Djoko Nugroho Witjaksono menjelaskan bahwa nilai-nilai luhur, pesan moral, ajaran bahkan berbagai pengalaman dan ilmu pengetahuan yang terkandung dalam naskah nusantara, khususnya yang berkaitan dengan seni dan budaya sangat mungkin dilakukan, bahkan diharapkan mampu menjadi basis pengembangan seni dan budaya kreatif di Indonesia. Lebih lanjut Furqon Hidayatullah dalam hal inil menggali lebih dalam dari aspek Pendidikan karakter dan nilai luhur yang ada dalam naskah-naskah nusantara, ditambah Hadi S. Topobroto lebih menyoroti tentang literasi budaya dan bahasa dalam perkembangan peradaban (ANR)

2 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.