Perpustakaan UNS Terima Kunjungan Studi Banding Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Jawa Timur

SOLO – Sebuah perpustakaan sebagai unit lembaga yang mengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan karya rekam sudah seharusnya turut bertanggung jawab dalam pelestarian naskah-naskah atau manuskrip kuno. Selain itu juga produk karya tulis dalam bentuk digital harus terus dikembangkan di era teknologi informasi dan komunikasi seperti sekarang ini. Berkaitan dengan hal tersebut, hari Kamis 23 Juni 2016, sebanyak 5 (lima) orang staf Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Jawa Timur mengadakan kunjungan studi banding di Perpustakaan UNS Surakarta.

Rombongan tamu yang terdiri dari Bandriyaningtiyas, S.Sos., Soemiasih, I Komang Tama Adnyana, Umi Handayaningrum dan Yali ini diterima langsung oleh Kepala Perpustakaan UNS, Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum., di Ruang Kepala UPT Lantai 2, yang didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha, Ketua Kelompok Jabatan Pustakawan, Kepala Divisi Humas Kerjasama dan Bisnis, dan staf UPT Perpustakaan UNS.

Selain itu juga dilakukan library tour untuk melihat secara langsung penataan Sumberdaya manusia (SDM), koleksi bahan pustaka, dan sarana dan prasarana yang ada dan untuk mengetahui seluk beluk penanganannya oleh Perpustakaan UNS. Selain itu juga untuk mengetahui tentang pengelolaan kerjasama dengan lembaga lain. Juga untuk menambah wawasan mengenai desain serta lay out fisik ruangan untuk display bahan pustaka. Dari kegiatan tersebut diharapkan akan memperdalam pengetahuan dan memperluas wawasan para pengelola dan pustakawan.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan kompetensi profesionalitas pustakawan dan tenaga teknis Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Jawa Timur sehingga dapat ikut berperan aktif dalam menjaga warisan budaya bangsa. (Divisi Humas, Kerjasama dan Bisnis).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.