Posts

Peresmian BI Corner di UPT Perpustakaan UNS Surakarta

SOLO – Wakil Rektor IV Univeritas Sebelas Maret Dr. Widodo Muktiyo meresmikan dibukanya Bank Indonesia (BI) Corner di ruang lobby Lantai 1 UPT Perpustakaan Universitas Serbelas Maret (UNS) Surakarta, Rabu, 23 Maret 2016, yang ditandai secara simbolis dengan pengguntingan pita. Peresmian BI Corner ini dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Surakarta, Bandoe Widiarto, yang didampingi jajaran pejabat UNS, pegawai UPT Perpustakaan UNS dan Bank Indonesia Surakarta.

Dalam kesempatan ini Kepala Kantor Perwakilan BI Surakarta, Bandoe Widiarto, menyatakan bahwa keberadaan BI Corner ini menambah fasilitas yang ada di UPT Perpustakaan UNS. Itulah kerenanya menempati salah satu ruang di Perpustakaan Kampus UNS. Ditambahkan Bandoe, bahwa khusus untuk wilayah eks Karesidenan Surakarta, BI Solo telah membangun dua BI Corner, yaitu di UNS dan IAIN Surakarta yang merupakan dua perguruan tinggi negeri terkemuka di daerah setempat. Sementara target BI sampai dengan 2020 adalah terbangunnya 1.000 BI Corner di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun tujuan BI membangun BI Corner adalah sebagai salah satu bentuk kepedulian BI dalam mewujudkan generasi bangsa yang cerdas dengan menumbuhkan minat baca di generasi muda di Indonesia. Sedangkan menurut Sarwoto, Manager Bank Indonesia Surakarta, bahwa keberadaan BI Corner di UPT Perpustakaan UNS ini diharapkan dapat memberi ruang edukasi bagi mahasiswa dan civitas akademika UNS. BI Corner, lanjutnya, diharapkan menjadi pintu gerbang utama perolehan informasi tentang ekonomi dan tugas-tugas BI sebagai bank sentral di Republik Indonesia. Informasi yang disediakan terutama berupa data, khususnya hasil analisis BI.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV, Dr. Widodo Muktiyo, mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia atas kepedulian dan perhatiannya kepada mahasiswa UNS. BI Corner yang bertempat di UPT Perpustakaan UNS ini, sehingga ke depan diharapkan dapat membantu mahasiswa, untuk mendapatkan banyak informasi tentang BI, termasuk informasi terkait dengan kebijakan moneter serta sistem keuangan negara-negara di luar negeri.

Kepala UPT Perpustakaan UNS Surakarta, Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum., menerangkan bahwa BI Corner ini dilengkapi dengan fasilitas berupa komputer BI Corner merupakan perpustakaan mini yang menyediakan ratusan jenis buku ekonomi, bisnis, perbankan, managemen ekonomi Islam, perbankan syari’ah, hukum perbankan, perpajakan, ensiklopedia dan  buku ekonomi lainnya.

bi opening

Fasilitas BI Corner yang dibangun di UPT Perpustakaan UNS ini dilengkapi dengan fasilitas seperti komputer dan audio visual sebagai penunjang informasi dalam memberikan kenyamanan bagi para mahasiswa. Serta dapat digunakan untuk mengakses informasi terkini tentang berbagai kebijakan-kebijakan BI, peraturan-peraturan, data, serta jurnal dari BI. Ke depan, dengan adanya BI Corner ini akan menambah fasilitas sarana dan prasarana UPT Perpustakaan UNS, dalam rangka optimalisasi layanan pustaka yang berbasis unggul dan prima.

Peresmian BI Corner ini bersamaan waktunya dengan acara Edukasi tentang Elektronifikasi bagi mahasiswa UNS. Dalam peresmian BI Corner ini dilanjutkan diskusi interaktif antara Wakil Rektor IV UNS Dr. Widodo Muktiyo, Kepala Perwakilan BI Surakarta Bandoe Widiarto, dan Kepala UPT Perpustakaan UNS Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum. dengan para mahasiswa UNS penerima beasiswa Bank Indonesia (GenBI), yang berasal dari berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian (FP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan Fakultas Hukum (FH). (Divisi Humas, Kerjasama dan Bisnis).

Edukasi Bank Indonesia tentang Program Elektronifikasi bagi Mahasiswa UNS

SOLO – Masih dalam rangkaian Lustrum ke-8 Universitas Sebelas Maret Surarta, pada Rabu, 23 Maret 2016, berlangsung Edukasi Bank Indonesia tentang Program Elektronifikasi bagi Mahasiswa UNS. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan pihak Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor IV UNS, Dr. Widodo Muktiyo. Kepala UPT Perpustakaan UNS, Dr. Muhammad Rohmadi, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta, Bandoe Widiarto. Juga Kabid Angkutan Dishubkominfo Kota Surakarta, Anindita Prayoga. Manajer Marketing PT. Aino Indonesia, Yeni Ekasusanti, serta Kepala Biro, Ketua Lembaga, para Dekan, Direktur, Wadek I, Wadir I, Kepala UPT, Kaprodi, serta para pustakawan, karyawan dan ratusan mahasiswa UNS.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta, Bandoe Widiarto, bahwa pada saat ini pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) sedang berupaya untuk menggalakkan program Elektronifikasi, yaitu suatu upaya untuk mengubah transaksi masyarakat yang semula dilakukan secara manual menjadi elektronik, dari metode pembayaran tunai menjadi pembayaran non-tunai, serta pelaku transaksi keuangan yang sebelumnya bersifat eksklusif menjadi inklusif. Gambaran ini tertuang dalam kerjasama penandatangan MoU Elektronifikasi antara pihak Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dengan pihak perwakilan Bank Indonesia (BI) Surakarta.

Ini juga sebagai tindak lanjut kerja sama antara Bank Indonesia dengan Universitas Sebelas Maret, dalam bentuk: Pertama, BI membantu dan mendukung civitas akademika dalam melengkapi pusat sumber belajar yang berwujud BI Corner yang ditempatkan di UPT Perpustakaan UNS; Kedua, BI membantu mahasiswa UNS dalam bentuk beasiswa (GenBI). Ketiga, bersama-sama dalam mendukung budaya literasi bidang keuangan dan perbankan bagi civitas akademika UNS dan masyarakat umum; Keempat, bersama-sama dalam program magang akademik civitas akademika UNS di BI; dan Kelima, bersama-sama menjalankan program CSR (corporate social responsibility) untuk mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam edukasi ini, seperti yang disampaikan nara sumber yaitu M. Taufik Amrozy, Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Surakarta, bahwa program Elektronifikasi merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) guna meningkatkan transaksi non tunai di masyarakat yang saat ini masih tergolong rendah, yaitu di bawah 20%. Selain itu, menurutnya elektronifikasi juga mendorong terwujudnya keuangan inklusif karena dapat membuka akses masyarakat untuk terhubung dengan layanan keuangan serta mendekatkan lembaga keuangan kepada masyarakat hingga ke daerah terpencil (remote area). Elektronifikasi memberikan manfaat secara luas baik bagi masyarakat, pemerintah, dan perekonomian seperti kemudahan, kenyamanan, keamanan dalam transaksi, serta meningkatkan dan memperluas akses pembayaran. Juga elektronifikasi ikut menciptakan transparansi dan good governance bagi pemerintah, sehingga sangat bermanfaat bagi efisiensi perekonomian bangsa.

Nara sumber lainnya Deputi Direktur Program Elektronifikasi dan Keuangan Inklusif BI, Agustina Darmayanti, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah terus mendorong penggunaan transaksi non tunai (elektronifikasi) dalam berbagai program. Antara lain penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bersyarat kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang menggunakan uang elektronik, pembayaran pemerintah kepada masyarakat untuk bantuan sosial, pengembangan sistem e-government pada berbagai pemerintah provinsi dan pemerintah daerah, pengggunaan Transaksi Non Tunai dan Perluasan Akses Keuangan dalam rangka Penempatan dan perlindungan TKI, serta Penggunaan sistem non tunai untuk parkir seperti yang sudah diterapkan di Jakarta.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UNS, Dr. Widodo Muktiyo, dalam sambutannya menyatakan bahwa dalam penerapan elektronifikasi tersebut, diharapkan dapat berpengaruh kepada perkembangan ekonomi yang semakin meningkat dan pengelolaan manajemen birokrasi yang semakin modern, menuntut dan membutuhkan pengelolaan keuangan secara efisien, transparan, dan akuntabel. (Divisi Humas, Kerjasama, dan Bisnis)

Perpustakaan UNS Jalin Kerja Sama dengan Bank Indonesia

Dalam rangka pengembangan kerja sama kelembagaan dengan perguruan tinggi, Bank Indonesia menjalin kerja sama dengan  Perpustakaan UNS. Dalam kunjungan Rabu, 17 Februari 2016 di Perpustakaan UNS, Tim Bank Indonesia pusat dan Kantor BI perwakilan Solo diterima langsung oleh Wakil Rektor bidang kerja sama, Dr. Widodo Muktiyo, M.com. dengan  Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum. selaku kepala Perpustakaan UNS. Dalam kunjungan tersebut dibahas mengenai tindak lanjut kerja sama yang dijalin kedua belah pihak, diantaranya adalah pemasangan BI Corner di perpustakaan UNS dan rencana literasi informasi mengenai gerakan uang nontunai bagi para civitas akademika UNS dalam rangka dies natalis UNS yang ke-40.

Tim Manajemen BI bersama Perpustakaan UNS akan terus melanjutkan kerja sama dalam berbagai bidang literasi keuangan dan bank yang dapat dimanfaatkan bagi seluruh civitas akademika sebagai pusat sumber belajar. Upaya ini didukung oleh BI dengan pemasangan BI Corner di perpustakaan yang akan dilengkapi dengan bahan-bahan pustaka mengenai perbankan dan bank data mengenai uang dan bank. Selain itu, BI juga membuka diri sebagai media magang akadamik bagi seluruh mahasiswa UNS untuk meningkatkan kualitas SDM yang siap pakai. Tim menejemen BI akan terus berkoordinasi dan siap mendukung semua kegiatan literasi informasi dan pengetahuan yang dilakukan perpustakaan UNS. Hal ini sebagai wujud kepedulian BI kepada pendidikan untuk generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan. (Rohmadi-Perpus UNS)