Posts

Perpustakaan STIKES BHM Madiun tandatangani MoU kerjasama dengan Perpustakaan UNS

UNS – Dalam rangka meningkatkan kualitas Pendidikan, penelitian dan pengembangan kelembagaan dan pengabdian masyarakat, Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menandatangani nota kesepahaman dengan Perpustakaan Stikes Bhakti Husada Mulia (BHM) Madiun pada Rabu (28/02/2018) bertempat di ruang Nakula Perpustakaan UNS. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut berupa perjanjian kerjasama dalam hal penyediaan jasa pemanfaatan koleksi bersama dan pengembangan perpustakaan oleh kedua belah pihak.

Acara penandatanganan kerjasama tersebut dihadiri oleh Daryono, S.Sos., M.IP selaku Ketua Divisi Penjaminan Mutu Perpustakaan UNS, Sugeng Widaryatno, S.IP selaku kasubag Tata Usaha Perpustakaan UNS, dan Zainal Abidin, SKM., M.Kes (Epid) selaku Ketua Stikes BHM Madiun didampingi oleh M. Afif Nur Aziz, SIP Selaku kepala Perpustakaan STIKES BHM, turut serta beberapa pustakawan ikut hadir dalam acara tersebut.

penyerahan naskah kerjasama antara STIKES BHM Madiun dengan Perpustakaan UNS

Dalam sambutannya, Daryono menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak STIKES BHM Madiun yang telah menjadikan Perpustakaan UNS sebagai bahan rujukan dalam pengembangan perpustakaan di STIKES BHM. “Harapannya dengan kerjasama ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi perpustakaan STIKES BHM, dalam upaya pengembangan perpustakaan ditempatnya” imbuhnya.

“Perpustakaan UNS masuk kedalam tiga besar top contributor data pustaka di onesearch.id, yakni  sistem yang dibangun oleh perpustakaan Nasional untuk mengintegrasikan data bahan pustaka yang dimiliki oleh perpustakaan seluruh Indonesia” tambahnya

Riah Wiratningsih, menjabarkan tentang sistem perpustakaan yang digunakan di Perpustakaan UNS

Lebih lanjut, Zainal Abidin menyampaikan bahwa tujuannya ke perpustakaan UNS, selain menjalin kerjasama dalam hal pemanfaatan koleksi, sekaligus ingin belajar menimba ilmu tentang pengelolaan perpustakaan yang prima dan unggul.

“Kami menyadari bahwa perguruan tinggi kami masih dalam proses pengembangan, jadi kami harus banyak menimba ilmu dari perguruan tinggi yang sudah besar, khususnya tentang pengelolaan perpustakaan, bagaimana pelayanannya, manajemennya, dan teknologi yang diterapkan” tambahnya.

Acara ini dilanjutkan dengan penandatanganan naskah kerjasama oleh kedua belah pihak dan dilanjutkan dengan observasi langsung di Perpustakaan UNS. (Humas/ANR)

Kerjasama Pendirian Taiwan Corner di UPT Perpustakaan UNS

SOLO – Hari Kamis 14 April 2016, Pemerintah Taiwan melalui Kementerian Pendidikan Taiwan menyumbang sejumlah buku untuk UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam rangka rencana mendukung pendirian “Taiwan Corner” di Lantai 4 UPT Perpustakaan UNS Surakarta. Buku-buku itu merupakan buku-buku pilihan yang bervariasi yang merupakan hasil karya para penulis yag berisi tentang kondisi sosial, ekonomi, seni, budaya, agama, politik dan teknologi yang berkembang di Taiwan. Dalam kesempatan ini rombongan tamu dari Kementerian Pendidikan Taiwan memaparkan potensi kerjasama dengan pihak Universitas Sebelas Maret.

Dalam kunjungan kali ini rombongan tamu yang terdiri dari Deputy Representative of Taipei Economic and Trade Office, Mr. Tsai Yun Chung, Deputy Director for Taiwan WTO Center, Dr. Roy Lee, Research Fellow, Chung Hua Institution for Economic Research, Dr Tu Chaw Hsia, Deputy Politics, Taipei Economic and Trade Office, Mr. William, Secretary of Taipei Economic and Trade Office, Ms. Anni Yen, Chairman of Taiwan Alumni/ ICDF Indonesia, Mr. Arif Misbahul MBM.  disambut oleh Wakil Rektor IV UNS bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr. Widodo Muktiyo, Kepala UPT Layanan Internasional Taufik Al Makmun, S.S., M.A., dan Kasubbag TU UPT Perpustakaan UNS Sugeng Widaryatno, SIP., dan jajaran staf UPT Perpustakaan, UPT Layanan Internasional, dan Program Pascasarjana UNS.

Pendirian Taiwan Corner  di UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Surakarta ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif pihak Pemerintah Taiwan dan Universitas Sebelas Maret dalam rangka untuk meningkatkan kerjasama yang lebih erat antara Taiwan dan Indonesia di bidang pendidikan, khususnya dengan komunitas akademik dan mahasiswa di Indonesia.

Perwakilan Kementerian Pendidikan Taiwan mengatakan bahwa pada saat ini banyak beasiswa yang ditawarkan tiap tahunnya kepada pelajar, mahasiswa, dan pegawai Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi atau meningkatkan keahliannya di sekolah atau universitas di Taiwan. Mereka juga berharap Taiwan Corner dapat berkembang menjadi wahana komunikasi dan interaksi mahasiswa Indonesia dan mahasiswa asing di kemudian hari dengan tambahan materi edukasi sesuai kebutuhan mahasiswa dan universitas. (Divisi Humas, Kerjasama dan Bisnis).