Penandatanganan MoU Kerja Sama antara Perpustakaan STIKES Kusuma Husada Surakarta dengan UPT Perpustakaan UNS

SOLO – Dalam rangka terus mengembangkan kerja sama kelembagaan, pihak UPT Perpustakaan UNS telah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan pihak Perpustakaan STIKES Kusuma Husada Surakarta. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 26 April 2016, bertempat di Ruang Kepala UPT perpustakaan UNS Surakarta.

Dalam kesempatan ini, Kepala UPT Perpustakaan UNS, Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum. menjelaskan bahwa tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan hubungan kelembagaan antara kedua belah pihak dalam melaksanakan kegiatan pendidikan formal/non formal, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pengembangan bidang perpustakaan, serta hal-hal lain yang disepakati bersama.

Sedangkan menurut Kepala Perpustakaan STIKES Kusuma Husada, M. Soqib, A.Md., mewakili Ketua STIKES Kusuma Husada Surakarta, bahwa program-program kerja sama yang akan dilakukan oleh kedua belah pihak antara lain dalam bentuk peningkatan kualitas pustakawan melalui praktik magang, pelaksanaan penelitian, pelaksanaan berbagi informasi bahan pustaka cetak dan non cetak, dan pengabdian masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Ketua Divisi Humas, Kerjasama dan Bisnis UPT Perpustakaan UNS, Achmad Nur Chamdi, M.Si. menjelaskan bahwa naskah kesepakatan kerja sama (MoU) ini telah ditandatangani oleh kedua belah pihak dan berlaku untuk masa lima tahun yang akan datang. Ke depan diharapkan melalui kerja sama ini dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan menguasai teknologi informasi dan komunikasi, serta hardskill dan softskill yang baik dan unggul. (Divisi Humas, Kerjasama dan Bisnis).

Central International Education dan Sunway University Malaysia Presentasi Studi Lanjut dan Beasiswa di UPT Perpustakaan UNS

SOLO – Bertempat di Ruang Sidang I Lantai 2 UPT Perpustakaan UNS Surakarta, Senin 25 April 2016, dilakukan presentasi tentang program studi lanjut dan aplikasi beasiswa ke luar negeri. Dalam paparannya, Mr. Alan Ng, Asistant Manager dan International Office Sunway University bahwa untuk studi lanjut di luar negeri khususnya di Malaysia mudah dan cepat karena bisa lulus sekitar 3 tahun, juga budaya, makanan, dan iklim yang tidak begitu berbeda jauh dengan Indonesia, serta jarak yang tidak jauh dari negara Indonesia. Banyak pilihan yang terbuka bagi calon mahasiswa S1, S2 dan S3 di Sunway University, dengan fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap serta academic atmosphere yang mendukung.

Sedangkan, Donny Bashkoro, Manajer Agency Central Student Services Indonesia memaparkan bahwa banyak pilihan untuk studi lanjut di luar negeri, khususnya di Malaysia, Singapura dan Australia. Mahasiswa Indonesia banyak menimba ilmu untuk kuliah studi lanjut di negara tersebut. Pihak Central Student Services Indonesia juga menjembatani para pelajar dan mahasiswa tingkat akhir dan fresh graduate yang ingin melanjutkan studi lanjutnya di negara-negera di seluruh dunia, khususnya di tiga negara tersebut. Banyak tawaran beasiswa seperti dari LPDP, Dikti, dan pihak swasta atau yayasan.

UPT Perpustakaan UNS, yang diwakili oleh Daryono, S.Sos., M.IP. selaku Ketua Kelompok Jabatan Fungsional Pustakawan, yang didampingi Achmad Nur Chamdi, M.Si, Kadiv Humas Kerjasama dan Bisnis, dan Bambang Hermanto, S.Pd., M.IP., Kadiv Pengembangan Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, menyatakan bahwa dengan kegiatan ini bisa menambah wawasan dan informasi tentang bagaimana merencanakan studi lanjut dan mencari beasiswa ke luar negeri, serta ada jalinan kerja sama yang erat antara Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Sunway University, dan antara Universitas Sebelas Maret dan Central Student Services Indonesia, khususnya bidang pendidikan, informasi dan perpustakaan. (Divisi Humas, Kerja Sama dan Bisnis).

Aqnita Chandra dan Ira Prihapsari Juara Lomba Cipta dan Baca Puisi “Kartini” 2016 UPT Perpustakaan UNS

SOLO – Dalam memperingati dan menyemarakkan Hari Kartini tahun 2016, UPT Perpustakaan UNS Surakarta, Kamis 21 April 2016, sukses menyelenggarakan Lomba Cipta Puisi dan Lomba Baca Puisi 2016 dengan tema “Peran Wanita dalam Membangun dan Mengembangkan Budaya Menulis dan Membaca untuk Generasi Emas Indonesia”. Lomba tersebut diselenggarakan di Hall Lantai 1 UPT Perpustakaan UNS yang diikuti ini diikuti oleh 57 peserta dari mahasiswa UNS. Dalam kompetisi untuk Kategori Lomba Cipta Puisi kali ini, tim Dewan Juri Lomba memutuskan dan menetapkan sebagai Juara Pertama AQNITA CHANDRA (total nilai 335), Juara Kedua IRA PRIHAPSARI (total nilai 310), dan Juara Ketiga MUHAMMAD APRIANTO (total nilai 309).

Sedangkan untuk kategori Lomba Baca Puisi ini sebagai Juara Pertama IRA PRIHAPSARI (total nilai 357), Juara Kedua IMAMAH FIKRIYATI AZIZAH (total nilai 356), dan Juara Ketiga ADHIMAS SETYA DEWANGGA (total nilai 354).

Kepala UPT Perpustakaan UNS, Dr. Muhamamad Rohmadi, S.S., M.Hum. berharap melalui lomba cipta dan baca puisi ini akan terbangun budaya literasi menulis dan membaca khususnya di kalangan generasi muda sebagai generasi emas Indonesia. Dalam kesempatan ini, Panitia Pelaksana Lomba memberikan hadiah berupa Uang Pembinaan, Sertifikat dan Trophy Penghargaan bagi para pemenang lomba. (Divisi Humas, Kerjasama dan Bisnis).

UPT Perpustakaan UNS Menyelenggarakan Lomba Cipta dan Baca Puisi 2016

Solo – Dalam rangka ikut serta memeriahkan Hari Kartini, UPT Perpustakaan UNS pada hari Kamis, 21 April 2016 pukul 10.00 sampai selesai akan mengadakan lomba cipta dan baca puisi untuk mahasiswa di lantai 1 Gedung Baru. Mohon partisipasi para pemustaka (mahasiswa) untuk mengikuti lomba tersebut. Biaya pendaftaran gratis.

Bagi para pemenang lomba akan disediakan uang pembinaan dan trophy penghargaan. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi CP : Ibu Tri Hardiningtyas, M.Si (082226168029) dan Bp. Achmad Nur Chamdi, M.Si (085642265946)

Workshop Literasi Manajemen dan Pengembangan Diri untuk Berprestasi UPT Perpustakaan UNS

SOLO – Bertempat di Ruang Seminar Lantai 2 UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Senin 18 April 2016, diadakan Workshop Literasi Manajemen dan Pengembangan Diri untuk Berprestasi dengan tema “Memupuk Profesionalitas, Kompetensi dan Prestasi Kerja”, hasil kerja sama antara pihak UPT Perpustakaan UNS dengan lembaga SOLOPEDULI Surakarta. Dalam sambutan pembukaannya, Kepala UPT Perpustakaan UNS Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum. menekankan bahwa di era globalisasi dan informasi sekarang ini perlunya ditingkatkan kemampuan literasi manajemen dan upaya pengembangan diri untuk selalu berprestasi, khususnya bagi pihak manajemen perpustakaan, pegawai dan pustakawan, sehingga virus-virus positif akan selalu menyebar ke rekan-rekan kerja dan kolega lain yang diharapkan dapat meningkatkan etos kerja.

Sedangkan pembicara workshop ini, Jumadi Subur, menyatakan bahwa dalam diri kita harus selalu melejitkan potensi diri, melejitkan kompetensi dan skill (hardskill dan softskill), serta kemauan untuk selalu berprestasi dalam era kompetitif seperti era MEA saat ini.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan kesepakatan kerja sama antara UPT Perpustakaan UNS dengan pihak lembaga SOPOPEDULI Surakarta yang diwakili pihak manajemennya yaitu Bapak Supomo. Ke depan diharapkan terjalin kerja sama dan event kegiatan bersama yang lebih erat lagi di antara kedua belah pihak. (Divisi Humas, Kerjasama dan Bisnis).

 

Kerjasama Pendirian Taiwan Corner di UPT Perpustakaan UNS

SOLO – Hari Kamis 14 April 2016, Pemerintah Taiwan melalui Kementerian Pendidikan Taiwan menyumbang sejumlah buku untuk UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam rangka rencana mendukung pendirian “Taiwan Corner” di Lantai 4 UPT Perpustakaan UNS Surakarta. Buku-buku itu merupakan buku-buku pilihan yang bervariasi yang merupakan hasil karya para penulis yag berisi tentang kondisi sosial, ekonomi, seni, budaya, agama, politik dan teknologi yang berkembang di Taiwan. Dalam kesempatan ini rombongan tamu dari Kementerian Pendidikan Taiwan memaparkan potensi kerjasama dengan pihak Universitas Sebelas Maret.

Dalam kunjungan kali ini rombongan tamu yang terdiri dari Deputy Representative of Taipei Economic and Trade Office, Mr. Tsai Yun Chung, Deputy Director for Taiwan WTO Center, Dr. Roy Lee, Research Fellow, Chung Hua Institution for Economic Research, Dr Tu Chaw Hsia, Deputy Politics, Taipei Economic and Trade Office, Mr. William, Secretary of Taipei Economic and Trade Office, Ms. Anni Yen, Chairman of Taiwan Alumni/ ICDF Indonesia, Mr. Arif Misbahul MBM.  disambut oleh Wakil Rektor IV UNS bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr. Widodo Muktiyo, Kepala UPT Layanan Internasional Taufik Al Makmun, S.S., M.A., dan Kasubbag TU UPT Perpustakaan UNS Sugeng Widaryatno, SIP., dan jajaran staf UPT Perpustakaan, UPT Layanan Internasional, dan Program Pascasarjana UNS.

Pendirian Taiwan Corner  di UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Surakarta ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif pihak Pemerintah Taiwan dan Universitas Sebelas Maret dalam rangka untuk meningkatkan kerjasama yang lebih erat antara Taiwan dan Indonesia di bidang pendidikan, khususnya dengan komunitas akademik dan mahasiswa di Indonesia.

Perwakilan Kementerian Pendidikan Taiwan mengatakan bahwa pada saat ini banyak beasiswa yang ditawarkan tiap tahunnya kepada pelajar, mahasiswa, dan pegawai Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi atau meningkatkan keahliannya di sekolah atau universitas di Taiwan. Mereka juga berharap Taiwan Corner dapat berkembang menjadi wahana komunikasi dan interaksi mahasiswa Indonesia dan mahasiswa asing di kemudian hari dengan tambahan materi edukasi sesuai kebutuhan mahasiswa dan universitas. (Divisi Humas, Kerjasama dan Bisnis).

Wisata Pustaka Ilmiah dan Praktik Para Calon Kepala Perpustakaan Sekolah

SOLO – Peserta Diklat Calon Kepala Perpustakaan Sekolah EDC FKIP UNS Tahap 23 tahun 2016, pada hari Kamis 14 April 2016, mengikuti wisata pustaka ilmiah dan praktik calon Kepala Perpustakaan Sekolah di UPT Perpustakaan UNS Surakarta. Program ini diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari guru-guru sekolah SMP/MTs/SMA/SMK/MA dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala UPT Perpustakaan UNS Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum., berharap melalui kegiatan wisata pustaka ilmiah dan praktik calon Kepala Perpustakaan Sekolah di UPT Peprustakaan UNS Surakarta ini dapat meningkatkan kompetensi dan wawasan guru melalui kegiatan-kegiatan pengembangan, dimana salah satunya pendidikan dan pelatihan berbasis perpustakaan. Dalam kesempatan ini juga dilakukan library tour ke seluruh ruangan koleksi dan bangunan UPT Perpustakaan UNS yang dipandu oleh Kadiv Pengembangan Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bambang Hermanto, S.Pd., M.IP., beserta Kadiv Humas, Kerjasama dan Bisnis Achmad Nur Chamdi, S.Pt., MSi., dan dibantu staf UPT Perpustakaan UNS.

Output yang digarapkan dari peserta wisata pustaka ilmiah dan praktik calon Kepala Perpustakaan Sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan manajerial guru-guru sebagai calon kepala perpustakaan dan dapat berguna dalam pengelolaan perpustakaan di sekolah masing-masing, serta bermanfaat dalam memajukan dunia pendidikan nasional. (Divisi Humas, Kerjasama dan Bisnis).

Audit Surveillance ISO di UPT Perpustakaan UNS

SOLO – Bertempat di Ruang Sidang II Lantai 2 UPT Perpustakaan UNS Surakarta, Jumat 15 April 2016, dilakukan visitasi penilaian dan evaluasi oleh auditor dalam rangka proses audit surveillance sertifikasi ISO oleh Tim BSI Surabaya yang dipimpin oleh Bapak Yulianus. Dalam proses audit surveillance ISO  ini adalah auditor menekankan kepada pihak manajemen UPT Peprustakaan UNS bahwa dalam melakukan kegiatan manajemen dan layanannya harus mengacu kepada standar ISO 9001:2015.

Adapun hasil dari audit surveillance sertifikasi ISO oleh Tim BSI Surabaya tersebut yaitu sudah sangat baik. Tim Auditor diterima langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan UNS Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum., Kepala Subbag Tata Usaha UPT Perpustakaan UNS Sugeng Widaryatno, S.IP. dan Tim Penjaminan Mutu dan Akreditasi UPT Perpustakaan UNS yang diketuai oleh Sunarno, S.Sos serta dibantu oleh Nurindrastuti, S.S. dan Riah Wiratningsih, S.S., M.Si. dan tim lainnya. Dalam kesempatan audit surveillance ISO 9001:2015 ini juga dipaparkan berkaitan dengan kondisi dan koleksi cetak dan non cetak, fasilitas sarana dan prasarana, serta layanan pustaka yang berbasis unggul dan prima di UPT Perpustakaan UNS. (Divisi Humas, Kerjasama, dan Bisnis)

Penerapan Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Mutu Layanan Perpustakaan Universitas Sebelas Maret

Oleh Bambang Hermanto

Perpustakaan merupakan unsur utama dalam terlaksanannya dan tercapainya tujuan program pengembangan Universitas Sebelas Maret. Perpustakaan sering dikatakan sebagai jantungnya perguruan tinggi. Perpustakaan sebagai unsur pokok yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Sebagai perguruan tinggi yang bergerak dalam pendidikan, Universitas Sebelas Maret diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang berkwalitas dan profesional.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat baik dibidang ekonomi, budaya, sosial, hiburan, pendidikan dan sebagainya. Perkembang pendidikan juga mengalami perkembangan yang pesat serta meningkatnya permintaan informasi bagi masyarakat pengguna maka perpustakaan dituntut untuk memberikan layanan yang baik dan mudah.

Istilah teknologi informasi sering dijumpai, baik dalam media grafik, seperti surat kabar dan najalah, maupun media elektronik, seperti radio dan televisi. Istilah tersebut merupakan gabungan dua istilah dasar yaitu teknologi dan informasi. Teknologi dapat diartikan sebagai pelaksanaan ilmu. Sedangkan informasi adalah sesuatu yang dapat diketahui. Jadi pengertian teknologi informasi dapat diartikan sebagai suatu teknologi yang digunakan untuk menyimpan, menghasilkan, mengolah, serta menyebarkan informasi.

Layanan perpustakaan adalah suatu kegiatan yang berada di perpustakaan meliputi peminjaman, pengembalian, bebas perpustakaan, penelusuran informasi (OPAC).

Dari uraian diatas maka timbul permasalah “ Bagaimana Penerapan Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Mutu Layanan Perpustakaan Universitas Sebelas Maret “
Pembahasan

Tujuan dan fungsi perpustakaan adalah sebagai tempat untuk mengumpulkan, menata, mengolah, menyimpan, melestarikan, merawat dan menyediakan bahan pustaka dalam berbagai bentuk. Bahan pustaka baik yang cetak seperti buku, jurnal, hasil penelitian, BPK, skripsi, tesis, koran, majalah dan sebagainya, sedangkan nono cetak seperti CD-ROM, jurnal elektronik, CD, disket, kaset. Perpustakaan mempunyai peran yang jauh lebih penting sebagai tempat belajar dan mengelola pengetahuan.

Penerapan teknologi informasi yang dapat digunakan perpustakaan adalah

  • Otomasi Perpustakaan
    Otomasi perpustakaan adalah suatu teknologi yang digunakan perpustakaan untuk pengolahan, pelayanan dan penelusuran kembali (OPAC). Program yang digunakan oleh perpustakaan adalah program Dynix
  • CD-ROM
    CD-ROM adalah berisikan informasi tentang jurnal yang dikemas dalam bentuk CD dan dioperasikan dengan menggunakan komputer
  • Internet
    Pengunaan Internet di perpustakaan bertujuan untuk penyediaan penyediaan sarana dan prasarana dimana pengguna perpustakaan baik mahasiswa, dosen, civitas akademik dan pengeola perpustakaan (pustakawan ) dapat menggunakan Internet. Dalam hal ini, perpustakaan menyediakan sejumlah komputer sebagai terminal yang terhubung ke Internet. Penyediaan layanan akses ini bertujuan untuk memungkinkan sivitas akademika dapat memperoleh informasi yang bersumber dari Web, yang diperlukan
  • Digital Library
    Digital library adalah suatu perpustakaan yang menyimpan data baik itu tulisan, gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan menyebarluaskan dengan menggunakan protokol elektronik melalui jaringan komputer. Koleksi yang dimasukkan dalam digital library untuk sementara ini adalah skripsi, tesis, makalah.
  • Jurnal Elektronik
    Jurnal elektronik adalah jurnal yang dikemas dalam bentuk file elektronik dalam penelusuran informasi menggunakan jaringan internet.

Kelebihan yang diperoleh dari penerapan teknologi informasi di perpustakaan adalah

  • Layanan lebih cepat, mudah, dan praktis
  • Penelusuran lebih cepat dan mudah
  • Menghemat waktu
  • Menghemat tenaga
  • Membutuhkan sedikit SDM (pustakawan)

Kelemahan yang dihadapi dalam penerapan teknologi informasi di perpustakaan adalah

  • Tergantungan pada aliran listrik atau PLN
  • Bila komputer rusak layanan terganggu
  • Minimnya teknisi komputer

Solusi pemecahan dalam mengatasi kelemahan tersebut adalah

  • Perlu adanya jenset untuk mengantisipasi terjadinya mati listrik
  • Merengkrut tenaga teknisi komputer
  • Mengirim pustakawan mengikuti kursus teknisi komputer
  • Pengadaaan komputer yang baru

Penerapan Teknologi Informasi di Perpustakaan ke depan dengan membangun jaringan antar Perpustakaan (katalog online)

Pengertian jaringan perpustakaan adalah hubungan antara perpustakaan yang satu dengan perpustakaan yang lain. Hubungan ini menggunakan jaringan internet atau kabel. Untuk menjaga kelancaran jaringan ini diperlukan suatu kesepakatan bersama mengenai bagaimana teknik pelayanan, pengolahan, dan perawatan jaringan maupun server. Salah satu perpustakaan ada yang menjadi koordinator yang akan mengontrol dan mengawasinnya.

Kelebihan jaringan perpustakaan adalah

  • Koleksi dapat digunakan secara optimal
  • Mengurangi kedobelan koleksi
  • Layanan lebih cepat, mudah, dan praktis
  • Penelusuran lebih cepat dan mudah
  • Menghemat waktu
  • Menghemat tenaga
  • Membutuhkan sedikit SDM (pustakawan)

Kelemahan jaringan perpustakaan adalah

  • Sedikitnya teknisi komputer di perpustakaan
  • Komputer mayoritas masih komputer lama ( belum pentium )
  • Tergantung jaringan internet atau kabel
  • Bila server rusak layanan terganggu

Solusi pemecahan yang diperlukan untuk mengatasi kelemahan tersebut adalah

  • Membuat jaringan sendiri
  • Ada server cadangan
  • Pengadaan komputer
  • Merengkrut teknisi komputer
  • Mengirim pustakawan mengikuti kursus teknisi komputer

Kesimpulan

Penerapan teknologi informasi di perpustakaan meliputi otomasi perpustakaan, CD-ROM, internet, digital library. Program pengembangan penerapan selanjutnya adalah jaringan perpustakaan (katalog online). Manfaat yang diperoleh bagi pengguna adalah mempermudah penelusuran informasi, menghemat waktu, tenaga. Bagi perpustakaan adalah mempermudah dalam mengolah bahan pustaka, meringankan pekerjaan, menghemat tenaga, serta bahan pustaka dapat dimanfaat lebih optimal. Sedangkan bagi Universitas Sebelas Maret adalah menghemat dana pengadaan bahan pustaka.

Keistimewaan Menjadi Pustakawan (Sebuah Renungan)

Oleh Bambang Hermanto

Selama 15 tahun saya mengeluti dunia perpustakaan sehingga banyak suka duka dalam menjalani profesi pustakawan. Senang tidaknya seseorang terhadap profesi pustakawan tergantung pada minat dan ketertarikan seseorang kepada perpustakaan. Dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat, sehingga pustakawan dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan tersebut. Sekarang ini jalan yang ditempuh pustakawan untuk meningkatkan SDM melalui studi lanjut ke D-3, S1, S2, pelatihan, seminar dan lain-lain.
Pustakawan adalah pejabat funsional yang berkedudukan sebagai pelaksana penyelenggara tugas utama kepustakawanan pada unit-unit perpustakaan, dokumentasi dan informasi. Sedangkan jabatan fungsional pustakawan adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan kepustakawanan pada unit-unit perpustakaan, dokumentasi dan informasi instansi pemerintah atau unit tertentu lainnya.
Keistimewaan seorang pustakawan antara lain :

  1. Adanya perhatian pemerintah yang memberikan peluang dan kesempatan lebih banyak untuk mengembangkan karir dan peningkatan kinerja para pustakawan dengan dikeluarkan keputusan Menpan No, 33/1998 tentang jabatan fungsional pustakawan dan angka kreditnya.
  2. Profesionalisme pustakawan dalam pelaksanaan kegiatan perpustakaan berdasarkan pada keahlian dan rasa tanggungjawab. Keahlian merupakan dasar dalam menelurkan hasil kerja yang tidak sembarang orang dapat menghasilkannya.
  3. Pustakawan merupakan seorang manajer informasi
  4. Mempunyai banyak teman baik dari kalangan mahasiswa, dosen, karyawan, maupun masyarakat luas
  5. Bisa menambah ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan karena banyak informasi atau bahan pustaka diperpustakaan
  6. Dapat mengikuti perkembangan teknologi informasi
  7. Pustakawan merupakan pekerjaan yang mulia
  8. Dapat ikut serta dalam pengentasan kebodohan dan mencerdaskan generasi bangsa
  9. Bisa menanamkan disiplin, sabar dan percaya diri dalam melakukan pekerjaan kepustakawan
  10. Dapat ikut serta membantu pemerintah dalam menumbuhkan minat dan kemampuan membaca masyarakat